Penyerahan Piagam Penghargaan kepada pimpinan instansi yang menjadi lokasi penempatan peserta magang dan pose bersama para supervisor magang STIM Bisnis Gorontalo.(foto_hms.bmg)

KAMPUS BMG – Ada beberapa indikator yang hendak dicapai dari pelaksanaan magang mahasiswa Prodi D III Administrasi Perkantoran dan Prodi D III Sekretari STIM Bisnis Gorontalo. Diantaranya implementasi pengetahuan teknis mahasiswa.
“Dengan pengetahuan yang didapat selama di bangku perkuliahan, mahasiswa juga bisa memberi kontribusi positif di lokasi tempat magang mereka. Disamping itu juga, mahasiswa yang rata-rata adalah apartur desa, mendapat tambahan pengetahuan dan pengalaman kerja,” kata Ketua STIM Bisnis Gorontalo, Imam Mashudi, M.Pd mengomentari pelaksanaan magang yang baru saja selesai dan sudah dilakukan penarikan peserta pada Senin (24/06) kemarin.
Selain itu, kehadiran mahasiswa magang di lokasi penempatan, kata Imam, juga memberi suasana yang agak lain. “Mahasiswa magang juga diharapkan bisa membangun suasana dan budaya kerja yang lebik baik selama mereka ditempatkan di desa-desa dan instansi lainnya. Sehingganya, magang bukanlah kegaitan seremonial, melainkan kegiatan yang bisa memberi pengaruh bagi budaya kerja,” kata Imam.
Selama melakukan magang, mahasiswa juga mendukung kegiatan di desa, termasuk pembuatan struktur organisasi desa, daftar tupoksi, ada juga daftar jumlah pendudukan dan sebagainya. Dan itu menjadi buah tangan mereka selama magang,” ungkap Imam.
Pada acara penarikan yang dihadiri supervisor masing-masing  Imam Mashudi, S.Pd., M.Pd, Djamila Podungge, S.SI., M.Si dan Sitti Husna Noviana Djou, SE. “Pada acara tersebut institusi STIM Bisnis Gorontalo memberi apresiasi dan penghargaan dalam bentuk sertifikat dan penghargaan pimpinan instansi yang menjadi tempat magang.(hms/bmg/roy)