Pose bersama peserta dan pembicara pada Pelatihan Verifikator SINTA Tahun 2019 yang digelar di Hotel Grand Asia Makassar.

KAMPUS BMG – Pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di internal kampus Bina Mandiri Gorontalo (BMG), masih menjadi prioritas Yayasan Bina Mandiri Gorontalo (YBMG). YBMG kerap mengikutsertakan dosen maupun tenaga pengajarnya dalam berbagai kegiatan pelatihan.
Baru-baru ini, YBMG mengutus peserta untuk ikut pada kegiatan Pelatihan Verifikator SINTA (Science and Technology Index) Tahun 2019 yang digelar selama 2 hari, terhitung sejak Senin (24/06) kemarin. Kegiatan ini diprakarsai Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intelektual, Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Kemristekdikti.
“Kegiatan yang digelar bekerja sama dengan Universitas Bosowa Makassar ini, diikuti oleh berjumlah 55 orang peserta,” kata Rizal, SE. M.Si, yang diutus YBMG untuk ikut dalam kegiatan tersebut.
Tujuan dari dilaksanakan verifikator SINTA ini, kata Rizal, adalah melakukan penyamaan persepsi terkait dengan fitur dan fasilitasi yang diberikan oleh pelatih kepada verifikator, memberikan panduan dan petunjuk teknis dan pemecahan masalah dalam proses verifikasi data dosen dan lembaga di perguruan tinggi masing-masing.
“Sehingga  dengan adanya pelatihan verifikator di Perguruan Tinggi yang diikuti, maka data yang ada di SINTA, kualitasnya terjaga dengan baik. Pemateri yang memberikan pelatihan verifikator ini merupakan tim Pakar dari KemenristekDikti Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intelektual bidang fasilitasi Publikasi Jurnal Ilmiah, dilaksanakan selama 2 hari di Hotel Grand Asia Makassar,” kata Rizal.
Menurut Rizal, sangat besar manfaat yang didapatkan dari kegiatan ini. “Kegiatan ini dapat memberikan manfaat dalam mengevaluasi kinerja dosen dan perguruan tinggi secara efektif dan efisien dalam rangka meningkatkan jumlah dan mutu penelitian dosen sebagai wujud penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi,” tutur Rizal.(hms/bmg/roy)