Ketua YBMG yang juga Ketua Tim Pembentukan LLDIKTI Dr. Azis Rachman, MM, ketika menyerahkan dokumen laporan terkait dengan perkembangan pembentukan LLDIKTI Gosulutteng kepada Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim, Selasa kemarin.(foto_hms.bmg)

KAMPUS BMG – Dr. Ir. Azis Rachman, MM atas nama tim pembentukan LLDIKTI Gosulutteng menemui Wakil Gubernur Gorontalo, Idris Rahim, Selasa (18/06) kemarin. Selain berkonsultasi, Dr. Azis juga sempat melaporkan perkembangan pendirian LLDIKTI yang akan membawahi 3 wilayah, Gorontalo, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah yang berkedudukan di Gorontalo.
“Wakil Gubernur terus memberikan dukungan dan arahan menyangkut proses percepatan LLDIKTI yang Insyaallah sudah memenuhi syarat, baik syarat teknis maupun dokumen adminsitrasi. Tinggal menunggu tindak lanjut proses di Kementerian Ristek Dikti RI saja,” kata Dr. Azis Ketua Tim Pembentukan LLDIKTI.
Kehadiran LLDIKTI di Gorontalo ini, kata Dr. Azis, diharapkan memberi manfaat bagi perkembangan perguruan tinggi, baik PTS dan PTN. “Mutu dan daya saing perguruan tinggi di Gorontalo dan dua daerah lainnya, bisa lebih meningkat dan sejajar dengna wilayah lain di Indonesia,” kata Dr. Azis.
Ketua Yayasan Bina Mandiri Gorontalo (YBMG) ini juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak, terutama kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo yang telah banyak memberi kontribusi bagi percepatan pembentukan LLDIKTI ini.
“Dari awal upaya perintisan LLDIKTI hingga saat ini, Pemerintah Provinsi Gorontalo telah banyak membantu. Dan bersama-bersama APTISI dan APPERTI berjuang hingga sampai pada fase-fase akhir akan terbentuknya LLDIKTI Gosulutteng yang berkedudukan di Gorontalo,” kata Dr. Azis, yang juga Sekretaris APTISI Gorontalo.
Dr. Azis juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemda Kabupaten Bone Bolango yang telah menghibahkan 1 hektare lahan serta bangunan kantor dan fasilitas lainnya untuk LLDKTI yang berlokasi di Kawasan pengembangan kampus UNG. “Kepada Pemda Bone Bolango, terima kasih. Mudah-mudahan apa yang menjadi cita-cita bersama tentang Gorontalo sebagai pusat pendidikan, bisa terwujud,” kata Dr. Azis.(hms/bmg)