Ketua YBMG, Ketua BPH YBMG bersama keluarga dan kerabat dekat saat bersama di moment Idul Fitri.(foto_hms.bmg)

KAMPUS BMG – Open House, menjadi tradisi sebagian besar muslim saat merayakan Lebaran. Ini menjadi kesempatan bagi umat muslim untuk saling mengunjungi untuk saling bermaaf-maafan dan bersilaturahmi. Agenda ini juga digelar Ketua Yayasan Bina Mandiri Gorontalo (YBMG), Dr. Ir. Azis Rachman, MM di kediamannya di jalan Tinaloga, Rabu (05/06) lalu, di hari pertama Idul Fitri 1440 H.
Mulai dari kerabat dekat, tetangga hingga rekan kerja serta para dosen di lingkungan kampus BMG, datang bersilaturahmi. “Saling maaf memaafkan sangatlah penting bagi setiap muslim, terlebih di moment Idul Fitri,” kata Dr. Azis.
Dr. Azis menjelaskan, Idul Fitri adalah hari Kemenangan setelah satu bulan lamanya menjalankan Ibadah Puasa, mengalahkan hawa nafsu. “Saling maaf memaafkan juga bermakna mensucikan diri, mengampuni kesalahan orang lain, dan meminta maaf atas perbuatan yang kurang berkenan yang kita lakukan di masa lalu, baik perbuatan yang dilakukan secara sengaja atau pun tidak disengaja,” kata Dr. Azis.
Dr. Azis juga mengatakan, memaafkan merupakan sebuah keputusan yang dilakukan untuk melepas dan mengikhlaskan hal-hal yang dianggap kurang berkenan menurut persepsi diri masing-masing. “Dengan memaafkan, akan mengajarkan kita untuk lebih mengenal diri kita, emosi kita dan segala sesuatu yang bisa menjadi penyebab munculnya kerenggangan dalam hubungan antar sesama. Makanya, bagi saya, besar sekali makna yang bisa kita petik pada momentum Idul Fitri ini,” kata Dr. Azis.(hms/bmg/roy)